Spread the love

Flu merupakan penyakit menular yang diakibatkan oleh infeksi virus influenza yang kerap terjadi. Perawatan di rumah dan memberikan obat yang dijual dengan bebas di apotek dapat mengatasi gejala flu serta membuat Anda menjadi lebih baik. Akan tetapi, kondisi berbeda bila ibu hamil mengalami gejala flu.

Kehamilan membuat ibu hamil tak dapat mengonsumsi obat flu dengan bebas. Tak hanya itu, ibu hamil juga termasuk kelompok rentan yang beresiko mengalami komplikasi gejala flu. Ikuti pembahasan tentang cara mencegah dan cara mengatasi flu saat hamil berikut ini.

Cara Mencegah Flu Pada Ibu Hamil

Mencegah tentu lebih baik dari mengobati. CDC (Centers for Disease Control and Prevention) merekomendasikan pemberian vaksin flu untuk ibu hamil. Selain sebagai pencegahan, vaksin flu bagi ibu hamil juga bisa mengurangi gejala dan resiko komplikasi flu. Selain vaksinasi flu, CDC juga merekomendasikan beberapa perilaku untuk pencegahan flu berikut ini.

  • Menghindari orang sakit dan menjauhi kerumunan
  • Menerapkan etika saat batuk dan bersin dengan tisu, kain atau lengan bagian dalam
  • Mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun sesering mungkin
  • Menggunakan masker saat sakit atau saat pergi ke rumah sakit dan keramaian

Sekalipun termasuk umum terjadi, gejala flu pada ibu hamil perlu untuk diwaspadai. Perubahan fungsi jantung dan paru serta sistem imun yang terjadi selama kehamilan membuat rentan pada memburuknya gejala dan komplikasi flu.

Mungkin antivirus direkomendasikan oleh dokter untuk mengatasi gejala flu pada ibu hamil serta mengurangi resiko komplikasi. Akan tetapi, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Anda pun sebaiknya tak sembarangan meminum obat flu untuk ibu hamil.

Konsultasikan segera dengan dokter bila mengalami gejala flu, terutama bila Anda tengah mengandung. Tak hanya itu, konsumsi makanan bergizi dan memperkuat daya tahan tubuh dapat menjadi cara mencegah flu pada ibu hamil.

Cara Mengatasi Flu Pada Ibu Hamil

Bila Anda tengah hamil dan mengalami gejala flu, hubungi dokter untuk memperoleh perawatan yang tepat. Mengingat penanganan flu pada ibu hamil lebih kompleks, sebab tak hanya memikirkan kesembuhan sang ibu, namun juga efek yang bisa ditimbulkan pada bayi di dalam kandungan. Perpaduan dua cara mengatasi flu pada ibu hamil ini dapat Anda diskusikan dengan dokter.

  • Meminum obat

Memberikan obat pada ibu hamil memerlukan kehati-hatian. Sebab beberapa jenis obat dapat berpengaruh pada kondisi janin. Para ahli merekomendasikan untuk tak memberi obat pada masa 12 minggu pertama kehamilan sampai 28 minggu sesudahnya. Masa tersebut merupakan masa kritis untuk perkembangan organ bayi. Dikhawatirkan, memberikan obat justru bisa mengganggu perkembangannya.

Mengenai hal ini, Anda perlu konsultasi dengan dokter mengenai jenis obat flu yang cocok sesuai kondisi Anda. CDC memperbolehkan pemberian antivirus flu secepat mungkin dalam mengatasi gejala flu, bahkan untuk orang yang rentan akan resiko komplikasi flu seperti ibu hamil. Anda membutuhkan resep dokter untuk pemberian antivirus flu, khususnya untuk ibu hamil.

Sebenarnya, flu dengan sendirinya bisa sembuh dibantu daya tahan tubuh yang terus ditingkatkan. Namun beberapa orang mungkin memerlukan obat untuk mengurangi gejala flu yang menganggu. Terdapat beberapa obat flu yang bisa dikonsumsi oleh ibu hamil untuk mengurangi gejala flu seperti paracetamol untuk mengurangi demam dan nyeri.

Ibu hamil juga bisa meminum obat dextromethorphan saat mengalami flu untuk meredakan batuk. Penggunaan semprot atau tetes hidung saline bisa diberikan untuk mengurangi lendir di hidung dan menenangkan jaringan pada hidung yang meradang. Semprot hidung juga bisa membantu meredakan hidung tersumbat pada ibu hamil. Akan tetapi sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter untuk keamanan.

  • Cara alami

Selain minum obat sesuai resep dokter, ada beberapa cara alami untuk mengatasi flu pada ibu hamil yang dapat dilakukan di rumah. Beberapa cara alami meredakan flu pada ibu hamil antara lain banyak istirahat, banyak minum air putih, menghirup uap hangat.

Lalu berkumur dengan air garam hangat, mandi dengan air hangat, mengonsumsi sup ayam hangat, meminum the madu dan lemon. Penggunaan uap hangat atau minuman hangat bisa meredakan gejala hidung tersumbat.

Author