Spread the love

Overworked tak hanya sekedar lembur. Lembur sendiri mungkin berkaitan dengan jam kerja lebih lama selama beberapa waktu tertentu. Sedangkan overworked membuat Anda tak mengenal batas waktu dalam bekerja, menghabiskan waktu pribadi, serta membuat Anda lebih sering dalam bekerja.

Overworked bisa membuat Anda kelelahan dan bisa berujung pada permasalahan kondisi mental. Untuk beberapa orang, bekerja adalah sarana mendedikasikan diri dan untuk memenuhi kebutuhan. Untuk beberapa kondisi, bekerja secara berlebih atau overworked mungkin tak disadari dan bisa berpengaruh negatif pada kesehatan fisik dan mental.

Ciri-Ciri Overworked atau Bekerja Berlebihan

Overworked merupakan istilah yang digunakan dalam menggambarkan kondisi bekerja lebih lama bahkan hingga berlebihan di luar kapasitas, serta bisa berpengaruh terhadap kesehatan fisik ataupun mental. Dapat dikatakan, overworked berarti bekerja secara berlebihan melebihi jumlah pekerjaan, waktu kerja panjang, serta frekuensi dalam bekerja.

WHO selaku badan kesehatan dunia mendefinisikan overworked sebagai bekerja secara berlebihan melebihi 55 jam dalam seminggu. Kondisi ini pun dihubungkan dengan beragam resiko gangguan kesehatan bahkan hingga kematian. Tak hanya lembur biasa, overworked membuat Anda tak mengenal batas waktu dalam bekerja, sekalipun hari libur dan menghabiskan waktu pribadi Anda.

Seorang psikolog, Marsha Brown, Ph.D. menjabarkan secara spesifik beberapa ciri overworked yang harus Anda waspadai berikut ini.

  • Sakit kepala atau pusing
  • Sakit pada bagian leher atau punggung
  • Kelelahan
  • Merasa tak rileks atau tegang
  • Sakit perut atau mual
  • Khawatir dan cemas
  • Merasa tak berdaya
  • Merasa takut
  • Kurang tidur
  • Mudah sakit
  • Mudah sedih dan marah
  • Cenderung merokok atau minum alkohol
  • Kesulitan dalam memecahkan masalah
  • Memiliki toleransi rendah pada pekerjaan
  • Melakukan kesalahan dalam bekerja
  • Menurunnya produktivitas
  • Menghindari rekan kerja
  • Lebih banyak terlibat konflik
  • Mempermasalahkan hal-hal yang relatif kecil

Cara Mengatasi Overworked

Beberapa cara dapat Anda lakukan untuk bisa menghindar dari overworked. Berikut beberapa diantaranya.

  • Mengetahui kemampuan diri, katakan “tidak” pada pekerjaan yang Anda rasa terlalu banyak atau berada di luar kemampuan Anda
  • Membuat to do list atau penjadwalan dalam bekerja
  • Mengetahui waktu untuk bekerja dan beristirahat
  • Memanfaatkan waktu luang atau dalam perjalanan untuk istirahat sejenak

Para pekerja sangat mungkin mengalami overworked. Mengenal ciri-ciri kelelahan karena kerja berlebih dan cara untuk mengatasinya dapat menghindarkan Anda dari resiko mengalami gangguan kesehatan baik fisik dan mental. Tak hanya itu, dengan bekerja secara sehat, Anda pun menjadi semakin nyaman dan produktif dalam bekerja.

Konsultasikan dengan dokter atau profesional lainnya bila Anda mengalami stres karena pekerjaan yang tak kunjung hilang. Diskusi dengan atasan ataupun pihak terkait juga menjadi salah satu cara untuk menemukan solusi bersama.

Bahaya Overworked untuk Kesehatan

Orang yang menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja beresiko mengalami permasalahan kesehatan fisik, mental serta sosial. Bekerja berlebihan berhubungan dengan beberapa penyakit kronis dan cenderung memiliki gaya hidup tak sehat seperti merokok, kurang tidur, minum alkohol dan kurangnya aktivitas fisik. Hal ini bisa meningkatkan resiko penyakit kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah), diabetes dan obesitas.

Bekerja berlebihan tanpa waktu bersantai juga berkaitan dengan menurunnya kesehatan mental dan berdampak buruk pada sistem syaraf pusat. Tentu bisa mengarah pada beragam gangguan emosional dan mental seperti depresi sampai keinginan bunuh diri. Bekerja berlebihan juga membuat Anda tak memiliki waktu untuk keluarga, teman dan orang terdekat. Hal ini bisa memperburuk hubungan sosial hingga kerenggangan rumah tangga.

Author